Perkuat Pemahaman Agama, Prodi IAT UIN Palopo Gelar Pendampingan Literasi Al-Qur’an bagi Komunitas Muallaf di Tomarundung

PALOPO, 27 Februari 2026 – Program Studi Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir UIN Palopo melaksanakan program pendampingan literasi Al-Qur’an bagi komunitas muallaf di Kelurahan Tomarundung, Kecamatan Wara Barat, Kota Palopo. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan bimbingan intensif dalam membaca, memahami, serta mengamalkan nilai-nilai Al-Qur’an bagi warga yang baru memeluk agama Islam.

Hadir sebagai pemateri utama dalam kegiatan ini adalah Dr. Amrullah Harun, S.Th.I., M.Hum., yang juga merupakan Ketua Program Studi IAT UIN Palopo. Dalam sesi perdana tersebut, beliau memberikan motivasi serta metode praktis pengenalan huruf hijaiyah dan dasar-dasar tajwid yang mudah dipahami oleh para peserta.

Dr. Amrullah menekankan bahwa mempelajari Al-Qur’an bukan sekadar mengejar kelancaran membaca, melainkan upaya untuk menemukan ketenangan batin dan pedoman hidup. “Bagi saudara-saudara kita para muallaf, Al-Qur’an adalah cahaya baru. Kami hadir untuk memastikan mereka mendapatkan bimbingan yang tepat dan berkelanjutan agar pemahaman keislaman mereka semakin kokoh,” ujarnya.

Berbeda dengan kegiatan seremonial pada umumnya, program literasi ini dirancang secara berkelanjutan. Pihak penyelenggara telah menjadwalkan pertemuan rutin yang akan berlangsung setiap dua pekan sekali. Hal ini dilakukan untuk memastikan adanya progres yang terukur bagi setiap peserta dalam proses belajar mereka.

Pemilihan lokasi di Kelurahan Tomarundung, Kecamatan Wara Barat, didasarkan pada kebutuhan komunitas muallaf setempat yang memerlukan pendampingan spiritual yang lebih intensif dan terjadwal.

Kehadiran tim dari UIN Palopo ini disambut antusias oleh warga. Komunitas muallaf di Tomarundung merasa terbantu dengan adanya pengajaran yang humanis dan tidak menggurui. Program ini diharapkan tidak hanya meningkatkan kemampuan membaca Al-Qur’an, tetapi juga mempererat silaturahmi antara akademisi UIN Palopo dengan masyarakat luas.

Dengan adanya agenda rutin dua mingguan ini, Program Studi IAT UIN Palopo berkomitmen untuk terus mengawal perkembangan spiritualitas warga, menjadikan masjid atau pusat kegiatan warga sebagai sentra edukasi Qur’ani yang inklusif bagi semua kalangan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *